WELLCOME

WELLCOME

Senin, 14 April 2014

Materi


MATERI

Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa. Semua benda yang kita temui tersusun oleh materi. Makin besar massa suatu benda, makin banyak materinya dan sebaliknya. Massa adalah jumlah zat atau materi yang terkandung dalam suatu benda. Suatu materi apapun bentuknya ada 3 wujud, yaitu padat, cair, gas. Berdasarkan hasil penelitian terbaru muncul wujud zat yang keempat yaitu plasma.
A.    Wujud Materi
1.      Padat
Setiap zat padat memiliki bentuk dan volume yang tetap, sebab partikel zat padat saling berdekatan dan terikat kuat oleh gaya antar partikel tersebut. Hal ini menyebabkan volume zat padat tidak dapat dimampatkan menjadi lebih kecil. Partikel-partikel itu mampu menggetarkan tetangga dekatnya, namun partikel-partikel itu tidak mempunyai energi yang cukup untuk keluar dari posisisnya atau melepaskan diri dari ikatannya. Zat padat dapat berupa kristal atau amorf. Pada kebanyakan zat padat, partikel-partikelnya tertata secara teratur dan berulang. Zat padat yang demikian disebut kristal. Jenis zat padat yang berbeda, mempunyai bentuk kristal yang berbeda pula. Beberapa za zat padat, seperti gelas dan beberapa jenis plastik dan lilin, memiliki susunan partikel yang tidak teratur. Zat padat semacam ini disebut amorf. Susunan zat padat dapat diamati dengan difraksi sinar-X.
Ciri Khas Molekul Zat Padat:
·         Gaya tarik menarik sangat kuat,
·         Susunannya berdekatan satu sama lain,
·         Tidak bisa bergerak bebas,
·         Gerak partikel bersamaan,
·         Memiliki volume dan bentuk yang tetap,
·         Tidak mempunyai sifat mengalir.
2.      Cair
Seperti halnya zat padat, zat cair tidak dapat dimampatkan sehingga volumenya menjadi lebih kecil. Seperti jika kita menekan ke bawah satu liter air dengan tangan kita, volumenya akan tetap satu liter. Zat cair yang dituangkan ke dalam suatu wadah maka zat cair tersebut akan berbentuk seperti wadah tempat zat cair tersebut dituangkan.
Menurut teori kinetik zat hal ini disebabkan partikel-partikel zat cair juga saling berdekatan dan merapat. Berbeda dengan zat padat, partikel-partikel zat cair mempunyai energi yang cukup untuk berpindah atau mengembara. Gerak partikel tersebut menyebabkan zat cair mengalir dan mengambil bentuk seperti wadahnya.
Ciri Khas Molekul Zat Cair
·         Gaya tarik menarik tidak begitu kuat atau lemah,
·         Susunannya tidak beraturan,
·         Jarak antar partikel berdekatan,
·         Bergerak bebas berpindah-pindah tempat secara bersama,
·         Memiliki volume tetap,
·         Bentuk berubah,
·         Mempunyai sifat mengalir.
3.      Gas
Berbeda dengan zat padat maupun zat cair, gas dapat dimampatkan untuk mengisi ruang yang lebih kecil. Gas memiliki bentuk dan volume yang tidak tetap. Gas juga dapat memuai dan menyusut mengikuti ruang yang tersedia. Hal ini dapat dijelaskan melalui teori kinetik zat, partikel-partikel gas mempunyai energi yang cukup untuk memisahkan diri dari pertikel-partikel lainnya. Oleh karena itu partikel-partikel itu bebas bergerak ke segala arah sampai gas menyebar merata ke seluruh wadahnya. Karena partikel-partikel gas tidak saling berdekatan dan merapat, maka partikel-partikel itu dapat juga dimampatkan ke dalam ruangan yang lebih kecil.
Ciri Khas Molekul Zat Gas
·         Gaya tarik menarik sangat kecil,
·         Susunannya sangat tidak teratur,
·         Letak antar partikel saling berjauhan,
·         Bergerak sangat bebas secara individu,
·         Bentuk dan volume berubah,
·         Mempunyai sifat mengalir.

B.     Massa Dan Berat
1.      Massa
Massa tdk dipengaruhi gravitasi, selalu tetap, termasuk besaran pokok, merupakan besaran skalar, alat ukurnya neraca, satuannya kg.
2.      Berat
Berat dipengaruhi gravitasi, berubah sesuai tempat, termasuk besaran turunan, merupakan besaran vektor, alat ukurnya neraca pegas, satuannya Newton.

C.    Klasifikasi Materi
Secara umum materi dapat diklasifikasikan seperti dalam bagan berikut:


1.      Zat Tunggal
Zat tunggal adalah suatu zat yang komposisinya terdiri atas zat-zat dengan sifat kimia yang sama. Contohnya: air, oksigen, garam, dan gula.
Zat Tunggal diklasifikasikan menjadi 2, yaitu:
a.       Unsur
Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana. Contohnya: oksigen, hidrogen, karbon.
Berdasarkan sifatnya unsur dapat diklasifikasikan menjadi 3 kelompok:
1)      Unsur logam
·         Berwujud padat kecuali raksa (Hg)
·         Kerapatan tinggi
·         Titik didih dan titik lelehya tinggi
·         Dapat menghantar panas atau listrik
·         Dapat ditempa menjadi bentuk plat
·         Dapat dibentuk menjadi kawat
·         Permukaannya mengkilat
·         Contoh: besi, tembaga, seng
2)      Unsur non logam
·         Tidak dapat menghantar arus listrik (isolator)
·         Permukaan tidak mengkilat kecuali unsur karbon
·         Titik didih dan titik lelehya tinggi
·         Tidak dapat menghantar panas (isolator)
·         Berwujud padat atau gas
·         Tidak dapat ditempa menjadi bentuk plat
·         Kerapatan rendah, rapuh
·         Contoh: karbon, oksigen, fosfor
3)      Unsur metalloid
Merupakan unsur peralihan dari unsur logam ke unsur non logam. Sehingga memiliki sebagian sifat unsur logam dan sebagian sifat unsur non logam. Contoh: silikon.
b.      Senyawa
Senyawa adalah zat tunggal yang masih dapat dipisahkan atau diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya. Contoh senyawa: air, gula, alkohol.
2.      Campuran
Campuran merupakan zat yang terbentuk dari beberapa jenis zat, yang sifat-sifat zat pembentuknya tetap (masih ada). Contoh : Larutan gula, terbentuk oleh air dan gula, sifat gulanya masih ada dalam larutan yang ditunjukkan rasa larutan manis. Pada campuran, senyawa pembentuknya dapat diperoleh kembali secara fisika.
Secara umum, campuran dibedakan menjadi dua:
a.       Campuran Heterogen
Campuran yang terbentuk oleh beberapa jenis zat yang batas zat penyusunnya masih dapat dilihat atau dikenal dan sifat-sifat zat penyusunnya masih ada. Contoh: campuran pasir dan kerikil, campuran minyak dan air.
b.      Campuran Homogen
Campuran yang mempunyai sifat-sifat sama pada semua bagiannya. Batas zat-zat penyusunnya tidak nampak dan masing-masing partikel zatnya tersebar merata. Campuran homogen disebut juga larutan. Contoh: alkohol 70%, teh manis, air garam.

D.    Atom Dan Molekul
1.      Atom 
Atom adalah satuan terkecil dari suatu materi yang terdiri atas inti, yang biasanya mengandung proton (muatan+) dan neutron (netral), dan kulit yang berisi muatan negatif yaitu elektron. Ada juga yang menyebutkan bahwa atom adalah partikel penyusun unsur.
Cirri-ciri Atom:
·         Punya proton, neutron, elektron, (kecuali pd Hidrogen-1, yg tidak memiliki neutron).
·         Punya karekteristik tertentu, yaitu punya jumlah proton dan elektron yang sama (jika tidak sama disebut ion).
·         Atom2 yang punya karakteristik yang sama dinamakan unsur.
2.      Molekul 
Molekul adalah Gabungan dari beberapa atom unsur, bisa dua atau lebih. Artinya ketika berbicara molekul maka yang dibayangkan adalah gabungan atom2 (bukan 1 atom). Molekul adalah partikel terkecil dari suatu unsur/senyawa.
Ciri-ciri Molekul:
·         Jika gabungan dari atom unsur yang sama jenisnya maka disebut Molekul Unsur, Contohnya: O2, H2, O3, S8
·         Jika gabungan dari atom unsur yang berbeda jenisnya maka disebut Molekul Senyawa, Contohnya: H2O, CO2, C2H5







E.     Susunan Atom
Susunan Atom, yaitu:
1.     
X  =  Lambang Atom
A  =  Nomor Atom
Z  =  Nomor Atom
Atom memiliki nomor atom dan nomor massa. Notasi suatu atom dituliskan sebagai : 
2.      Nomor atom menunjukkan jumlah proton yang dimiliki oleh suatu atom, sedangkan nomor massa menunjukkan jumlah proton dan neutronnya. 
3.      Atom-atom dari unsur yang sama dengan nomor atom sama tetapi nomor massa berbeda disebut isotop. 
4.      Atom-atom dari unsur yang bebeda (mempunyai nomor atom bebeda) tetapi mempunyai massa sama disebut isobar. 
5.      Atom-atom dari unsur yang berbeda (nomor atom berbeda) tetapi mempunyai jumlah neutron yang sama disebut isoton. 
6.      Atom dapat melepaskan elektron atau menerima elektron tambahan.
7.      Atom yang melepaskan elektron berubah menjadi ion positif, sedangkan atom yang menerima elekron berubah menjadi ion negatif. 
8.      Muatan ion sama dengan jumlah elekton yang dilepaskan atau yang diterima. 
9.      Massa atom relatif (Ar) adalah perbandingan massa rata-rata satu atom unsur dengan 1/12 massa satu atom C-12. Massa atom relatif menyatakan massa rata-rata satu atom dalam satuan sma. 

SUMBER:
http://medlinkup.wordpress.com/2011/10/09/pengertian-perbedaan-atom-molekul-ion-unsur-senyawa-campuran.html
http://1xkmlwbvn7.tal.ki/20101118/ringkasan-materi-struktur-atom-221917.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar