WELLCOME

WELLCOME

Senin, 14 April 2014

Pendidikan Agama


SOAL 4
            Para ulama yang mendalam ilmunya merasa keberatan dengan para ahli ibadah yang memperbagus ibadah hanya format luarnya saja, sedang esensinya tidak mereka perbaiki. Memperbanyak ritual formal, sedang tujuan hakikinya tidak pernah mereka raih. Mejalankan ritual formal dengan sebaik-baiknya, sedang hakikat dan subtansinya tidak mereka tangkap.
            Mereka shalat, tetapi shalatnya keluar dari mereka, sebagaimana dikatakan Rasulullah: “Shalat mereka keluar dalam keadaan gelap gulita dan hitam legam. Shalat berkata pada mereka: “Allah telah menyia-nyiakanmu sebagaimana kamu menyia-nyiakan-Ku.” Sampai akhirnya waktu yang dikehendaki Allah tiba, shalat dilipat seperti dilipatnya pakaian, kemudian dipukulkan ke wajah orang yang melaksanakannya.
            Pelaksanakan ibadah semacam itu menyebabkan seorang petani yang terkena kewajiban mandi besar, ia pergi menuju sebuah bendungan irigasi, kemudian menceburkan dirinya kedalam air, kemudian muncul kembali. Dengan cara seperti itu ia menganggap bahwa dirinya telah suci dari hadast besar. Padahal, jika didekati akan tercium bau tidak sedap. Sebab badannya masih menyisakan debu dan peluh. Apa arti mandi besar yang ia lakukan dengan menceburkan diri kedalam air, jika tidak menghilangkan kotoran dan tidak membuat dirinya  bersinar, serta tidak pula membuat orang lain mau mendekatinya.

PERTANYAAN
1.      Kasus diatas menunjukan adanya sebagian orang yang dalam melakukan ibadah memenuhi ketentuan formal, tetapi tidak memperhatikan hakikat dan tujuan ibadah. Bagaimana pendapat saudara terhadap orang yang beribadah semacam itu?

2.      Diskusikan kasus diatas dengan teman anda dalam hubunganya dengan pedoman penilaian ibadah adalah sejauh mana ia dapat menjadikan seseorang sanggup mewujudkan sifat ubudiyah dihadapan allah dan ditengah kehidupan masyarakat.



JAWABAN
1.      Menurut kami beribadah seperti yang diceritakan diatas hanya sia-sia, karena ibadah yang dikerjakan sekedar memenuhi syarat sah ibadah secara lahirnya saja. Ibadah terdiri atas jisim dan roh. Allah SWT hanya menerima ibadah yang dipersembahkan dalam keadaan hidup (raga dan jiwa) bukan dalam keadaan mati (raganya saja). Rasullah SAW bersabda: “Allah tidak menerima amal seseorang hamba hingga hati sekaligus badannya manyaksikannya” (Musnad Al-Firdawsi). Mungkin mereka memenuhi ketentuan-ketentuan formalnya, tetapi kehilangan hakikat dan tujuan sebenarnya. Sehingga disisi Allah SWT mereka tidak mendapat sesuatu yang istimewa.
                                                    
2.      Yang menjadi patokan dalam menilai ketaatan yaitu sejauhmana ia dapat menjadikan sesorang sanggup mewujudkan sifat ubudiyah dihadapan Allah SWT dan ditengah kehidupan masyarakat. Ubudiyah yang dimaksud adalah menghilangkan kekakuan, kekerasan hati, dan kekeringan jiwa. Ibadah harus melahirkan sikap tawaduk, lemah lembut dan perangai yang mulia. Dalam melakukan ibadah janganlah kita membangga-banggakan ibadahnya dihadapan manusia. Sesungguhnya Allah mensyariatkan ibadah agar para hamba bisa bertawaduk, bukan malah menjadi sombong. Juga, agar mereka mendapat limpahan rahmat yang kemudian mereka tebarkan kepada seluruh makhluk dengan hati yang lembut, jiwa yang tenang, dan perilaku yang bagus. Jika ada orang-orang yang beribadah tetapi tidak melahirkan sikap ibadah tersebut maka ia tidak beribadah dengan benar dan tidak akan diterima ibadahnya. 

Materi


MATERI

Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa. Semua benda yang kita temui tersusun oleh materi. Makin besar massa suatu benda, makin banyak materinya dan sebaliknya. Massa adalah jumlah zat atau materi yang terkandung dalam suatu benda. Suatu materi apapun bentuknya ada 3 wujud, yaitu padat, cair, gas. Berdasarkan hasil penelitian terbaru muncul wujud zat yang keempat yaitu plasma.
A.    Wujud Materi
1.      Padat
Setiap zat padat memiliki bentuk dan volume yang tetap, sebab partikel zat padat saling berdekatan dan terikat kuat oleh gaya antar partikel tersebut. Hal ini menyebabkan volume zat padat tidak dapat dimampatkan menjadi lebih kecil. Partikel-partikel itu mampu menggetarkan tetangga dekatnya, namun partikel-partikel itu tidak mempunyai energi yang cukup untuk keluar dari posisisnya atau melepaskan diri dari ikatannya. Zat padat dapat berupa kristal atau amorf. Pada kebanyakan zat padat, partikel-partikelnya tertata secara teratur dan berulang. Zat padat yang demikian disebut kristal. Jenis zat padat yang berbeda, mempunyai bentuk kristal yang berbeda pula. Beberapa za zat padat, seperti gelas dan beberapa jenis plastik dan lilin, memiliki susunan partikel yang tidak teratur. Zat padat semacam ini disebut amorf. Susunan zat padat dapat diamati dengan difraksi sinar-X.
Ciri Khas Molekul Zat Padat:
·         Gaya tarik menarik sangat kuat,
·         Susunannya berdekatan satu sama lain,
·         Tidak bisa bergerak bebas,
·         Gerak partikel bersamaan,
·         Memiliki volume dan bentuk yang tetap,
·         Tidak mempunyai sifat mengalir.
2.      Cair
Seperti halnya zat padat, zat cair tidak dapat dimampatkan sehingga volumenya menjadi lebih kecil. Seperti jika kita menekan ke bawah satu liter air dengan tangan kita, volumenya akan tetap satu liter. Zat cair yang dituangkan ke dalam suatu wadah maka zat cair tersebut akan berbentuk seperti wadah tempat zat cair tersebut dituangkan.
Menurut teori kinetik zat hal ini disebabkan partikel-partikel zat cair juga saling berdekatan dan merapat. Berbeda dengan zat padat, partikel-partikel zat cair mempunyai energi yang cukup untuk berpindah atau mengembara. Gerak partikel tersebut menyebabkan zat cair mengalir dan mengambil bentuk seperti wadahnya.
Ciri Khas Molekul Zat Cair
·         Gaya tarik menarik tidak begitu kuat atau lemah,
·         Susunannya tidak beraturan,
·         Jarak antar partikel berdekatan,
·         Bergerak bebas berpindah-pindah tempat secara bersama,
·         Memiliki volume tetap,
·         Bentuk berubah,
·         Mempunyai sifat mengalir.
3.      Gas
Berbeda dengan zat padat maupun zat cair, gas dapat dimampatkan untuk mengisi ruang yang lebih kecil. Gas memiliki bentuk dan volume yang tidak tetap. Gas juga dapat memuai dan menyusut mengikuti ruang yang tersedia. Hal ini dapat dijelaskan melalui teori kinetik zat, partikel-partikel gas mempunyai energi yang cukup untuk memisahkan diri dari pertikel-partikel lainnya. Oleh karena itu partikel-partikel itu bebas bergerak ke segala arah sampai gas menyebar merata ke seluruh wadahnya. Karena partikel-partikel gas tidak saling berdekatan dan merapat, maka partikel-partikel itu dapat juga dimampatkan ke dalam ruangan yang lebih kecil.
Ciri Khas Molekul Zat Gas
·         Gaya tarik menarik sangat kecil,
·         Susunannya sangat tidak teratur,
·         Letak antar partikel saling berjauhan,
·         Bergerak sangat bebas secara individu,
·         Bentuk dan volume berubah,
·         Mempunyai sifat mengalir.

B.     Massa Dan Berat
1.      Massa
Massa tdk dipengaruhi gravitasi, selalu tetap, termasuk besaran pokok, merupakan besaran skalar, alat ukurnya neraca, satuannya kg.
2.      Berat
Berat dipengaruhi gravitasi, berubah sesuai tempat, termasuk besaran turunan, merupakan besaran vektor, alat ukurnya neraca pegas, satuannya Newton.

C.    Klasifikasi Materi
Secara umum materi dapat diklasifikasikan seperti dalam bagan berikut:


1.      Zat Tunggal
Zat tunggal adalah suatu zat yang komposisinya terdiri atas zat-zat dengan sifat kimia yang sama. Contohnya: air, oksigen, garam, dan gula.
Zat Tunggal diklasifikasikan menjadi 2, yaitu:
a.       Unsur
Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana. Contohnya: oksigen, hidrogen, karbon.
Berdasarkan sifatnya unsur dapat diklasifikasikan menjadi 3 kelompok:
1)      Unsur logam
·         Berwujud padat kecuali raksa (Hg)
·         Kerapatan tinggi
·         Titik didih dan titik lelehya tinggi
·         Dapat menghantar panas atau listrik
·         Dapat ditempa menjadi bentuk plat
·         Dapat dibentuk menjadi kawat
·         Permukaannya mengkilat
·         Contoh: besi, tembaga, seng
2)      Unsur non logam
·         Tidak dapat menghantar arus listrik (isolator)
·         Permukaan tidak mengkilat kecuali unsur karbon
·         Titik didih dan titik lelehya tinggi
·         Tidak dapat menghantar panas (isolator)
·         Berwujud padat atau gas
·         Tidak dapat ditempa menjadi bentuk plat
·         Kerapatan rendah, rapuh
·         Contoh: karbon, oksigen, fosfor
3)      Unsur metalloid
Merupakan unsur peralihan dari unsur logam ke unsur non logam. Sehingga memiliki sebagian sifat unsur logam dan sebagian sifat unsur non logam. Contoh: silikon.
b.      Senyawa
Senyawa adalah zat tunggal yang masih dapat dipisahkan atau diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya. Contoh senyawa: air, gula, alkohol.
2.      Campuran
Campuran merupakan zat yang terbentuk dari beberapa jenis zat, yang sifat-sifat zat pembentuknya tetap (masih ada). Contoh : Larutan gula, terbentuk oleh air dan gula, sifat gulanya masih ada dalam larutan yang ditunjukkan rasa larutan manis. Pada campuran, senyawa pembentuknya dapat diperoleh kembali secara fisika.
Secara umum, campuran dibedakan menjadi dua:
a.       Campuran Heterogen
Campuran yang terbentuk oleh beberapa jenis zat yang batas zat penyusunnya masih dapat dilihat atau dikenal dan sifat-sifat zat penyusunnya masih ada. Contoh: campuran pasir dan kerikil, campuran minyak dan air.
b.      Campuran Homogen
Campuran yang mempunyai sifat-sifat sama pada semua bagiannya. Batas zat-zat penyusunnya tidak nampak dan masing-masing partikel zatnya tersebar merata. Campuran homogen disebut juga larutan. Contoh: alkohol 70%, teh manis, air garam.

D.    Atom Dan Molekul
1.      Atom 
Atom adalah satuan terkecil dari suatu materi yang terdiri atas inti, yang biasanya mengandung proton (muatan+) dan neutron (netral), dan kulit yang berisi muatan negatif yaitu elektron. Ada juga yang menyebutkan bahwa atom adalah partikel penyusun unsur.
Cirri-ciri Atom:
·         Punya proton, neutron, elektron, (kecuali pd Hidrogen-1, yg tidak memiliki neutron).
·         Punya karekteristik tertentu, yaitu punya jumlah proton dan elektron yang sama (jika tidak sama disebut ion).
·         Atom2 yang punya karakteristik yang sama dinamakan unsur.
2.      Molekul 
Molekul adalah Gabungan dari beberapa atom unsur, bisa dua atau lebih. Artinya ketika berbicara molekul maka yang dibayangkan adalah gabungan atom2 (bukan 1 atom). Molekul adalah partikel terkecil dari suatu unsur/senyawa.
Ciri-ciri Molekul:
·         Jika gabungan dari atom unsur yang sama jenisnya maka disebut Molekul Unsur, Contohnya: O2, H2, O3, S8
·         Jika gabungan dari atom unsur yang berbeda jenisnya maka disebut Molekul Senyawa, Contohnya: H2O, CO2, C2H5







E.     Susunan Atom
Susunan Atom, yaitu:
1.     
X  =  Lambang Atom
A  =  Nomor Atom
Z  =  Nomor Atom
Atom memiliki nomor atom dan nomor massa. Notasi suatu atom dituliskan sebagai : 
2.      Nomor atom menunjukkan jumlah proton yang dimiliki oleh suatu atom, sedangkan nomor massa menunjukkan jumlah proton dan neutronnya. 
3.      Atom-atom dari unsur yang sama dengan nomor atom sama tetapi nomor massa berbeda disebut isotop. 
4.      Atom-atom dari unsur yang bebeda (mempunyai nomor atom bebeda) tetapi mempunyai massa sama disebut isobar. 
5.      Atom-atom dari unsur yang berbeda (nomor atom berbeda) tetapi mempunyai jumlah neutron yang sama disebut isoton. 
6.      Atom dapat melepaskan elektron atau menerima elektron tambahan.
7.      Atom yang melepaskan elektron berubah menjadi ion positif, sedangkan atom yang menerima elekron berubah menjadi ion negatif. 
8.      Muatan ion sama dengan jumlah elekton yang dilepaskan atau yang diterima. 
9.      Massa atom relatif (Ar) adalah perbandingan massa rata-rata satu atom unsur dengan 1/12 massa satu atom C-12. Massa atom relatif menyatakan massa rata-rata satu atom dalam satuan sma. 

SUMBER:
http://medlinkup.wordpress.com/2011/10/09/pengertian-perbedaan-atom-molekul-ion-unsur-senyawa-campuran.html
http://1xkmlwbvn7.tal.ki/20101118/ringkasan-materi-struktur-atom-221917.html


Energi


ENERGI

Energi adalah suatu kemampuan untuk melakukan kerja atau kegiatan. Tanpa energi, duania ini akan diam atau beku. Dalam kehidupan manusia selalu terjadi kegiatan dan untuk kegiatan otak serta otot diperlukan energi. Energi itu diperoleh melalui proses oksidasi (pembakaran) zat makanan yang masuk kedalam tubuh berupa makanan. Kegiatan manusia lainnya dalam memproduksi barang, transportasi, dan lainnya juga memerlukan energi yang diperoleh dari bahan sumber energi atau sering disebut sumber daya alam (natural resources).
Berikut beberapa macam-macam energi:

A.    Energi Mekanik 
Energi mekanik dapat dibedakan atas dua pengertian yaitu : energi potensial dan energi kinetik. Jumlah kedua energi itu di namakan energi mekanik. Setiap benda mempunyai berat, maka baik dalam keadaan diam atau bergerak setiap benda memiliki energi. Misalnya energi yang tersimpan dalam air yang dibendung pada sebuah waduk yang bersifat tidak aktif dan di sebut energi potensial (energi tempat). Bila waduk dibuka, air akan mengalir dengan deras, sehingga energi air menjadi aktif. Mengalirnya air ini adalah dengan energi kinetik (tenaga gerak).

B.     Energi Panas
Energi panas juga sering disebut sebagai kalor. Pemberian panas kepada suatu benda dapat menyebabkan kenaikan suhu benda itu ataupun bahkan terkadang dapat menyebabkan perubahan bentuk, perubahan ukuran, atau perubahan volume benda itu. Ada tiga istilah yang penggunaannya sering kacau, yaitu Panas, Kalor, dan Suhu. Panas adalah salah satu bentuk energi. Energi panas yang berpindah disebut Kalor, sementara Suhu ada lah derajat panas suatu benda. Ketika merebus air berarti energi panas diberikan kepada air, yang berasal dari energi yang tersimpan di dalam bahan bakar kayu atau minyak tanah sehingga suhu air naik. Jika pemberian energi panas diteruskan sampai suhu air mencapai titik didihnya, maka air akan menguap dan berubah bentuk menjadi uap air.


C.    Energi Magnetik 
Energi magnetik dapat dipahami dengan mengamati gejala yang timbul ketika dua batang magnet yang kutub-kutubnya saling didekatkan satu dengan yang lain. seperti diketahui bahwa setiap magnet mempunyai 2 macam kutub, yaitu kutub magnet utara dan kutub magnet selatan. jika dua batang magnet kutub- kutubnya yang senama (u – u/s – s) saling didekatkan maka kedua magnet akan saling tolak-menolak. Sebaliknya, kedua magnet akan saling tarik-menarik apabila yang saling berdekatan adalah kedua kutub tidak senama (u-s).
Kedua kutub magnet memiliki kemampuan untuk saling melakukan gerakan. kemampuan itu adalah energi yang tersim­pan di dalam magnet dan energi inilah yang disebut sebagai Energi magnetik. Semakin besar energi magnetik yang dimiliki oleh suatu magnet, semakin besar pula gaya yang ditimbulkan oleh magnet itu pengertian tentang energi magnetik akan bertambah jelas jika dipahami melalui suatu penelitian medan magnet di sekitar kutub suatu magnet terdapat medan magnet, yaitu ruangan atau daerah di sekeliling kutub magnet di mana energi magnetik masih dapat dirasakan. Hal ini dapat diperhatikan gejalanya apabila suatu benda kecil maupun suatu magnet yang lemah diletakkan sekitar suatu kutub magnet, maka benda kecil atau magnet yang lemah itu akan bergerak. Ini berarti di sekeliling magnet yang menimbulkan medan magnet ada kemampuan untuk menggerakkan benda lain. kemampuan tersebut tidak lain adalah energi magnetik. Magnet akan dapat menarik benda lain apabila benda tersebut dalam bentuk magnet. Benda yang dapat menjadi magnet yaitu besi, dan baja.

D.    Energi Nuklir
Energi nuklir adalah energi yang dihasilakan oleh bahan-bahan radioaktif. Energi ini dihasilkan dari inti atom yang membelah atau dua inti atom yang menggabung, pengabungan atau pembelahan akan melepas energi yang sangat besar sebagai hasil perubahan di dalam inti atom.




E.     Energi Cahaya
Energi Cahaya adalah Energi yang dimiliki oleh cahaya. Contohnya adalah penggunaan laser untuk mengiris bagian tubuh yang akan dioperasi ataupun memotong besi baja.

F.     Energi Matahari
Energi matahari merupakan energi yang utama bagi kehidupan di bumi ini. Berbagai jenis energi, baik yang terbarukan maupun tak-terbarukan merupakan bentuk turunan dari energi ini baik secara langsung maupun tidak langsung. Energi yang merupakan turunan dari energi matahari misalnya :
  • Energi angin yang timbul akibat adanya perbedan suhu dan tekanan satu tempat dengan tempat lain sebagai efek energi panas matahari.
  • Energi air karena adanya siklus hidrologi akibat dari energi panas matahari yang mengenai bumi.
  • Energi biomassa karena adanya fotosintesis dari tumbuhan yang notabene menggunakan energi matahari.
  • Energi gelombang laut yang muncul akibat energi angin.
  • Energi fosil yang merupakan bentuk lain dari energi biomassa yang telah mengalami proses selama berjuta-juta tahun

SUMBER:

Hakikat Ilmu Alamiah Dasar


HAKIKAT ILMU ALAMIAH DASAR

Pada hakikatnya ilmu alamiah dasar adalah bukan suatu ilmu yang berdiri sendiri, melainkan merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi). Jadi ilmu alamiah dasar tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya ilmu-ilmu lainnya.
Ilmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science) merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu alamiah dasar (IAD) hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja. Sebenarnya kita sudah tidak asing lagi dengan disiplin ilmu ini, karena secara tidak sadar sudah kita temukan dimana saja, dan kapan saja, serta dalam bentuk apa saja. Dan tentunya semua ilmu memiliki tujuan, peran, manfaat dan fungsi. Begitu juga dengan ilmu alamiah dasar.
·         Tujuan ilmu alamiah dasar adalah:
1.      Memperkenalkan konsep-konsep dasar ilmu pengetahuan alam.
2.      Memberikan wawasan pengetahuan, pengertian, dan apresiasi terhadap objek dan cara pemikiran serta cara-cara pendekatan dalam IPA dan teknologi.
3.      Memberikan bekal untuk memanfaatkan bahan dan cara pemikiran , cara-cara pendekatan dan hasil-hasil dalam IPA dan teknologi.
4.      Mengembangkan interaksi yang selaras dan disiplin-disiplin ilmu eksakta maupun non-eksakta.
·         Fungsi dari Pengajaran Ilmu alamiah dasar adalah:
1.      Mengembangkan apresiasi IPA dan teknologi kepada mahasiswa Non-eksakta.
2.      Mendorong dan mengembangkan kemanfaatan ilmu alamiah dasar pada pengembangan diri, ilmu dan profesi para mahasiswa non-eksakta.

SUMBER: